Happy Five, Narkoba Berbahaya yang Efeknya Justru Jauh dari “Happy”

Happy Five

Happy Five – Akhir-akhir ini, narkoba yang dikenal dengan istilah Happy Five atau erimin banyak disoroti. Sekilas, narkoba ini memang memiliki nama yang cukup menarik. Padahal, faktanya jauh dari itu. Happy Five adalah narkoba yang bisa menyebabkan kecanduan, efek samping berbahaya seperti kecemasan berlebih dan jantung berdebar cepat, hingga kematian.

Apa itu narkoba Happy Five atau erimin?

Happy Five atau erimin adalah jenis obat keras untuk gangguan psikologi dengan nama generik nimetazepam. Obat yang dikembangkan di Jepang dan Tiongkok ini termasuk golongan benzodiazepine. Awalnya, obat nimetazepam diresepkan bagi pasien dengan gangguan tidur seperti insomnia dan kejang otot. Cara kerja nimetazepam adalah memperlambat aktivitas sistem saraf pusat di otak.

Akan tetapi, biasanya dokter baru akan meresepkan obat ini hanya jika pasien tidak merespon jenis obat lainnya. Dengan kata lain, obat ini hanya akan diberikan jika terpaksa, tidak bisa sembarangan dan harus dalam pengawasan dokter.

Bahaya menyalahgunakan Happy Five

Seperti obat-obatan jenis benzodiazepine lainnya, erimin sering disalahgunakan sebagai narkoba, terutama di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Banyak orang menyalahgunakan erimin karena obat ini bisa memberikan sensasi yang unik, yaitu tenang dan rileks.

Padahal, bahkan dengan pengawasan dokter dan dosis rendah saja obat ini sebenarnya sudah cukup berbahaya. Efek samping erimin antara lain:

  • Sakit perut
  • Muncul ruam pada kulit
  • Linglung
  • Pusing
  • Tremor (gemetaran)
  • Diare

Sedangkan, bila seseorang mengonsumsi Happy Five sebagai narkoba (dikonsumsi tanpa resep dokter dan dosisnya berlebihan), tentu dapat mengakibatkan ketergantungan. Terlebih lagi ketika digunakan dalam dosis tinggi, obat ini dapat memberikan efek samping yang mematikan.

Jika orang yang sudah terbiasa mengonsumsinya melewatkan atau mengurangi dosis obat tersebut, muncullah reaksi putus obat (sakau) alias withdrawal symptoms. Gejala-gejala yang timbul dari putus obat erimin adalah:

  • Kecemasan berlebihan
  • Gelisah, gugup, dan tidak bisa tenang
  • Mual dan muntah
  • Jantung berdegup cepat
  • Berkeringat berlebihan
  • Gemetaran parah
  • Kram perut
  • Linglung dan tidak bisa berpikir
  • Kejang-kejang
  • Kematian

Di samping berbagai bahaya di atas, konsumsi Happy 5 atau erimin dalam jangka panjang terbukti dalam sejumlah penelitian bisa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Orang yang mengonsumsi obat Nimetazepam dalam jangka panjang juga lebih rentan mengalami efek samping dan gejala putus obat yang parah.

Maka, bukannya merasa bahagia alias happy, narkoba ini malah menyebabkan ancaman yang serius pada tubuh hingga nyawa seseorang. Jika Anda atau orang yang Anda kenal mengalami gejala-gejala di atas atau menyalahgunakan nimetazepam dalam bentuk apa pun, segera periksa ke dokter dan hubungi panti rehabilitasi terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *